Latest Entries »

JAKARTA, KOMPAS.com — Cuaca dingin ekstrem melanda kawasan lintang tinggi Bumi. Fenomena ini, antara lain, disebabkan oleh Matahari yang tidur berkepanjangan. Dampaknya menjadi terasa berat karena semakin diperparah oleh adanya pemanasan Bumi dan perubahan iklim global.

Sejak Desember lalu, suhu ekstrem terus melanda kawasan Lintang Utara, yaitu mulai dari Benua Amerika, Eropa, hingga Asia. Di Eropa, suhu dingin bulan lalu pernah mencapai minus 16 derajat celsius di Rusia dan minus 22 derajat celsius di Jerman. Bagi Inggris, ini suhu ekstrem terdingin dalam 30 tahun terakhir. Jalur transportasi ke Perancis lumpuh.

View full article »

HOUSTON, KOMPAS.com – Sebuah teleskop inframerah telah menemukan beberapa asteroid amat gelap yang beredar di sekitar orbit Bumi tanpa terlihat. Kegelapan dan bidang orbit yang miring membuat benda-benda angkasa itu terlewat dalam pencarian obyek yang mungkin menghantam Bumi.

Obyek-obyek gelap itu baru terlihat setelah dicari menggunakan teleskop NASA yang bernama Wide-Field Infrared Survey Explorer (WISE). Teleskop yang diluncurkan 14 Desember lalu itu difungsikan untuk memetakan langit dalam cahaya inframerah. View full article »

PARIS, KOMPAS.com – Pencarian planet asing di luar tata surya kita mencapai babak baru dengan ditemukannya planet dingin seukuran Jupiter yang mengelilingi sebuah bintang. Temuan ini diharapkan membantu para peneliti mengungkap apa yang ada di luar tata surya kita.

“Ini planet luar pertama yang bisa kita pelajari secara mendalam,” ujar Claire Moutou, salah satu dari 60 astronom yang ambil bagian dalam penemuan tersebut. “Ini bisa menjadi batu Rosetta di bidang pencarian planet luar.”

View full article »

Mawar Antariksa dari NASA

KOMPAS.com — Teleskop NASA memotret sebuah awan antariksa yang dipenuhi bintang-bintang baru yang ditaburi debu-debu ruang angkasa. Citra inframerah ini berasal dari kumpulan bintang baru yang dilabel Berkeley 59.

Tiap bintangnya “baru” beberapa juta tahun dan karena warna-warni merah dan hijaunya, para ilmuwan NASA menyamakannya dengan sebuah mawar kosmis.

View full article »